Is paper more recyclable than plastic?

  2023-09-19 

  888

Apakah kertas lebih mudah didaur ulang dibandingkan plastik? Pertanyaan ini menjadi pertimbangan laut bagi banyak orang ketika berurusan dengan sampah, terutama dengan lonjakan penggunaan plastik dalam beberapa dekade terakhir. Agar dapat memahami apakah kertas betul-betul lebih mudah didaur ulang dibandingkan plastik, penting untuk meninjau proses daur ulang dua bahan ini, serta implikasi lingkungan dan keberlanjutannya.

Secara tradisional, kertas memiliki reputasi sebagai bahan yang mudah didaur ulang. Kertas terbuat dari serat kayu alami, seperti serat pohon pinus, kayu keras, dan bambu. Proses daur ulang kertas melibatkan beberapa langkah utama, termasuk pengumpulan, sortir, penghancuran, pemulpaan, penyaringan, dan pembentukan lembaran baru. Selama proses ini, banyak kertas yang dapat didaur ulang dicampur dengan air untuk membentuk bubur kertas (pulp) yang kemudian diolah menjadi lembaran baru. Oleh karena itu, kertas sering dianggap sebagai pilihan yang lebih berkelanjutan dibandingkan plastik.

Plastik, di sisi lain, terdiri dari bahan sintetis yang berasal dari minyak bumi atau bahan alami lainnya. Plastik tidak dapat mengalami proses daur ulang yang sama sederhananya seperti kertas. Ada berbagai jenis plastik dan kemungkinan daur ulangnya tergantung pada kode daur ulang yang tertera pada produk plastik itu sendiri. Meski plastik dapat didaur ulang, prosesnya jauh lebih rumit dan memerlukan pemisahan berdasarkan sifat bahan dan komponen lainnya. Sekitar 9% plastik dunia berhasil didaur ulang hingga saat ini, sementara sisanya akhirnya menjadi limbah yang sulit terurai, menghasilkan pencemaran lingkungan yang signifikan.

Selain perbandingan proses daur ulang, penting juga untuk melihat dampak lingkungan dari kedua bahan ini. Kertas memiliki keuntungan dalam hal kemampuan terurai secara alami. Kertas yang tidak terkontaminasi oleh zat kimia dapat terurai dalam waktu relatif singkat dan tidak akan menyumbangkan banyak keberlanjutan. Kertas juga dapat diolah kembali menjadi bahan-bahan lain, seperti kertas daur ulang atau pupuk organik. Namun, untuk memproduksi kertas baru, diperlukan penggunaan energi, air, dan bahan kimia, serta pembukaan lahan penghasil kayu, yang dapat menyebabkan penurunan hutan dan kerusakan ekosistem.

Plastik, di sisi lain, memiliki siklus hidup yang jauh lebih panjang dan sulit terurai oleh alam. Oleh karena itu, plastik yang tidak didaur ulang biasanya berakhir di tempat pembuangan sampah atau terbuang ke lingkungan, menghasilkan polusi yang berkelanjutan. Lebih khusus lagi, plastik sekali pakai, seperti botol air, sedotan, dan kemasan makanan, telah menjadi penyumbang utama polusi plastik di lautan dan daratan. Plastik yang mencemari lingkungan mengancam kehidupan satwa laut, merusak ekosistem alami, dan bahkan dapat mempengaruhi manusia ketika polusi plastik berakhir dalam rantai pangan.

Namun, kita juga harus mencatat bahwa tidak semua kertas dan plastik memiliki tingkat daur ulang yang sama. Sebagai contoh, kertas laminasi yang mengandung lapisan plastik atau kertas tercetak dengan tinta logam atau bahan kimia lainnya akan lebih sulit didaur ulang dan dapat mencemari proses daur ulang kertas. Hal yang sama juga berlaku untuk plastik yang mengandung berbagai bahan kimia dan pewarna. Oleh karena itu, pilihan produk yang ramah lingkungan dan memiliki tingkat daur ulang yang tinggi sangat penting dalam usaha kita untuk mengurangi dampak lingkungan.

Secara keseluruhan, meskipun proses daur ulang plastik lebih rumit dan kurang berhasil dibandingkan dengan kertas, kita perlu mempertimbangkan aspek-aspek lain dari kedua bahan ini untuk membuat keputusan yang berkelanjutan. Kertas cenderung lebih mudah terurai secara alami, tetapi membutuhkan sumber daya alam dalam produksi dan berpotensi merusak hutan. Di sisi lain, plastik memiliki siklus hidup yang lebih panjang dan dapat menimbulkan polusi yang berkepanjangan, tetapi beberapa jenis plastik juga dapat didaur ulang. Untuk menjawab pertanyaan apakah kertas lebih mudah didaur ulang dibandingkan plastik, seseorang perlu mempertimbangkan konteks dan juga meningkatkan kesadaran akan dampak lingkungan dari kedua bahan ini.

Keep in
touch
      Thank you very much for your interest in our company.
  Our task is to improve the level of service and product quality, and constantly meet the needs of customers is the goal we have been actively pursuing, which is our strategic priority to win long-term customer recognition.
If you have any questions, you can contact us according to the following contact information,we will reply to you in the shortest time, thank you.